Vitus Polikarpus
Administrator

Lakukan segala sesuatu dengan senang hati.
Dulu saya suka belajar Bahasa inggris dari Radio BBC pukul 5 pagi, karena saya suka acaranya The Soul of Music, yang menjelaskan lirik dan idiom yang ada di satiap syair lagu populer.

Demikian juga dengan bisnis online, atau dengan video promosi, lakukan dengan cara yang Anda senangi, sehingga tidak menjadi beban, namun bisa dilakukan dan dinikmati, dan menambah kebahagiaan.

Terpikir membuat postingan secara offline, dan jika sudah selesai, tinggal copy paste dan edit tampilannya di blog. Mungkin cara ini lebih hemat pulsa dibandingkan dengan cara menulis artikel langsung di blog

Hal ini sangat cocok dilakukan jika akses internet menggunakan paket data, bukan akses internet unlimeted.

Ya harus dicoba dulu, sambil menunggu ada akses internet unlimeted terpasang di rumah.

Kemarin Hari Minggu Tanggal 9 Oktober 2016 saya bersama istri mengikuti rekoleksi Pohon Keluarga di grup ME 32 di Marsudirini Kahuripan Parung

Dimulai pukul 8 hingga pukul 22.30, tiba di rumah pukul 23.30

Ternyata program ini sangat banyak membantu untuk memahami latar belakang kehidupan keluarga kita sendiri, dan latar belakang kehidupan keluarga pasangan, yang membentuk karakternya saat ini

Dengan cara ini kita bisa lebih mudah untuk saling memahami, mengapa kita berperilaku seperti saat ini
Dan kita bisa lebih mudah memahami pasangan kita.
Kemudian membuat kesepakatan bersama demi kebaikan bersama

Wayne bilang bahwa apa yang kita pikirkan 5 menit terakhir sebelum kita benar-benar tertidur pulas sangat berpengaruh pada kehidupan kita.

Kenapa 5 menit itu penting? Karena katanya saat itu alam sadar kita mulai melemah (kalah sama ngantuk) maka bawah sadar kita sangat aktif dan impresif...siaga gitu maksudnya

Apapun yang kita pikirkan di saat itu, akan dianggap bener oleh bawah sadar.
Ingat... bawah sadar itu penurut.. dan dia ngga bisa membedakan negatif dan positif

Jadiii... manfaatin deh saat mata anda kriyep-kriyep, buruan pikirin hal-hal yang baik.. kalo Dr. Wayne nyempetin diri untuk bilang pada diri sendiri "aku sehat, aku semangat, aku berkelimpahan" dll.

Tidak ada yang namanya kebetulan. Carl G Jung, salah satu founder Psikologi Modern yang nyeleneh dari Psychodynamics-nya Freud (padahal ia adalah salah satu murid dr Freud), yang mendalami Psikologi dari Dunia belahan Timur, menjelaskan peristiwa kebetulan ini dengan nama "Synchronicities". Mekanismenya adalah ketika seseorang mengucapkan "wish dan hope"nya saja (apalagi dengan menuliskannya), didasari dengan kekuatan Intensitas Pemikiran, dibakar dengan Emosi, ditambah dengan Motivasi, ditambah Hasrat yang Menggelora, ditambah, maka secara tidak sadar atau unconscious, orang itu terbimbing melakukan action kearah manifestasi "wish dan hope" yang tadi ia pikiran dan ucapkan.

Jadi Intensitas Pemikiran (Ipm)+ Emosi (Em)+ Motivasi (Mot) + Hasrat yang menggelora (Des) + Action (Act) = Manifestasi.

Wish dan Hope tersebut tertanam ke dalam Bawah Sadar (Subconscious) dan Tidak Sadar (Unconscious). Dan kita tahu bahwa yang setting goals/resolusi adalah Conscious Mind.
Sedangkan yang menggerakkan Tubuh alias Tindakan atau Perilaku untuk mencapai Goals tersebut adalah Unconscious Mind.

Dengan menuliskannya, tambah dahsyat lagi, karena menggerakkan syaraf motorik yang terhubung langsung dengan Limbic System dalam Brain manusia sehingga apa yang dituliskan tersebut terekam.

Kutipan dari penjelasan Coach Yusak Aziz yang akan mengadakan seminar Tanggal 14 Oktober 2016 selama 6 jam non stop mulai pukul 15 sampai 21

Malam ini fokus dulu belajar menggunakan aplikasi jmobile di smart phone, dan menyajikan artikelnya di blog toko online

Adakah teman-teman masih belum menggunakan Telegram ?
atau masih terlalu sayang dengan wahtsapp ?
Apa sih bedanya ?
Pada dasarnya fungsi whatsapp dan telegram hampir sama, bisa digunakan untuk chatting dan kirim file, bedanya adalah:

Telegram bisa membuat super grup dengan member 5000 orang, dan bisa buat channel dengan member tak terbatas, dan telegram bisa kirim file 1,5 GB sekali kirim dan tersimpan di cloud
Telegram bisa digunakan di PC atau Laptop tanpa terhubung langsung ke smart phone, selama tidak log out.

Pembayaran BPJS melalui internet banking sepertinya ada perubahan di Bulan Oktober 2016 ini ya. Saya gunakan cara pembayaran seperti bulan lalu di internet banking tidak bisa, connection error
Harus ke Bank Mandiri dulu untuk cari info pagi ini

Vitus Polikarpus Ternyata setelah ke Bank Mandiri saya peroleh informasi dari satpam bahwa, harus menambahkan kode 23990 di awal nomor BPJS, namun dua angka 0 terdepan harus dibuang. Setelah saya coba di internet banking berhasil menyambung, namun ketika diproses pembayaran, laporannya gagal tarnsaksi karena time out, namun dalam rekapan transaksi internet banking telah terdebit sebesar Rp.160.000 untuk dua orang (satu keluarga) Memang selalu ada keanehan

Video ini sedang ramai dibicarakan di social media, ada apa sebenarnya dalam video ini, kita tonton langsung aja yo, agar kita tahu kebenaran dari issu yang sedang beredar di sosial media tersebut

Hari ini seseorang yang tidak saya kenal dan tanpa nama, juga tidak memperkenalkan diri terlebih dahulu, menghubungi saya lewat whatsapp yang photo profilnya pemandangan alam, dengan pesan sebagai berikut:

Bagaimana saya bisa mendapatkan uang,.. saya ingin mendapatkan uang milyaran untuk melunasi hutang bapak saya pada rentenir jika tidak bapak saya akan dipenjara,... tolong bantu saya pak

Membaca pesan seperti ini, jujur ada rasa curiga di hati, orang ini ngetes atau benaran minta tolong ya ? Saya ingin menjawabnya secara spontan, namun saya urungkan, dan saya abaikan untuk beberapa lama., dan fokus kembali kepada kesibukan saya ngutak ngatik blog.

Beberapa jam kemudian, dia kirim pesan kedua ;

Knpa bapak gk berkenan balas WA sy pak

Akhirnya saya pun memperkenalkan diri, dan meminta dia untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu.
Dia pun memperkenalkan diri dan menginformasikan tempat tinggalnya

Kemudian saya bertanya mengapa dia menghubungi saya, lalu dia menjawab;

Karena saya saat ini sangat membutuhkan uang banyak pak,... saya buka website ada tertera no bapak lalu saya menghubungi bapak... Mungkin bapak bisa membantu saya,..

Di pikiran saya masih ada keraguan, sehingga saya bertanya kembali;
dari website mana mas temukan nomor saya ?

kemudian dia menjawab:
cara mendapatkan uang 10 milliar pak

Karena saya ingat akan setiap keyword yang saya tuliskan di blog saya, dan saya ragu dengan jawabannya, maka saya minta dia memberikan linknya

Beberapa saat kemudian dia memberikan link ini:
http://vituspolikarpus.com/wp/tentang-peluang-bisnis-10-milyar/

Ya memang benar itu adalah link artikel yang saya tulis, kemudian saya bertanya lebih lanjut;
Apa yang mas pahami dari artikel tersebut ?

Dia pun menjawab:
Suatu usaha untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan dengan kerja keras dan pantang menyerah,...

Ya jika itu sudah mas pahami, lalu apa yang mas harapkan dari saya ? sahutku untuk menggali kejujurannya.

Kemudian dia pun menjawab
Saya mengharapkan bapak berkenan mengajari saya agar saya mendapatkan uang,...

Lalu pertanyaan saya terakhir saya yang tidak dijawabnya namun dibaca :
Bukankah di blog itu sudah dijelaskan dengan detail ? Apakah mas sudah membacanya ?

Sampai disini dia berhenti dan belum menjawab hingga postingan ini saya tuliskan
Apa yang ingin saya sampaikan adalah:
Terkadang kecurigaan mendominasi pikiran saya, ketika mendapat pesan dari orang yang tidak saya kenal, dan tidak memperkenalkan diri terlebih dahulu. Pengalaman mungkin membuat saya jadi lebih berhati-hati ketika menjawab pesan dari nomor yang tidak saya kenal. Karena pernah ada beberapa orang yang sekedar mengetes saya demikian. Setelah ngobrol dia langsung delete kontak.

Namun disisi lain, adalah suatu resiko yang sudah harus siap dihadapi ketika mencantumkan nomor HP di blog dan social media.

Jadi saya harus belajar lebih bersikap positif dalam menjawab setiap pesan atau telepon yang menghubungi saya, walaupun belum saya kenal, karena mungkin ada diantaranya yang benar-benar serius, dan memang butuh bantuan

Satu hal yang harus saya sadari adalah, bahwa saya belajar banyak dari orang-orang yang menghubungi saya, mereka cenderung bertanya langsung, tanpa mempelajari terlebih dahulu secara detail informasi yang mereka baca di artikel atau di social media yang mereka baca. Banyak orang yang ingin short cutnya, langsung menghubungi orangnya, padahal informasi yang mereka tanyakan sebenarnya sudah ada jawabannya di artikel blog yang saya tuliskan.