Vitus Polikarpus Bisnis Online Membantu para Pemula untuk Membangun Fondasi Bisnis Online yang Kuat Google SERPs

Google SERPs

Google SERPs

Google SERPs

Google SERPs (search engine results pages)  merupakan alat bantu yang bisa kita gunakan untuk melihat tampilan judul dan deskripsi blog kita di google search sebelum blog itu kita publish. Dengan kata lain Google SERPs merupakan prewiew dari blog atau artikel yang kita tulis, dimana kita bisa melihat seperti apa nantinya judul dan deskripsi tersebut akan tampil di google search ketika ada pengunjung yang melihatnya. Untuk itu kita berusaha membuat tampilan tersebut menarik, agar pengunjung merasa penasaran dan punya rasa ingin tahu akan isi sebenarnya, dan menghasilkan pengunjung bagi blog yang kita tulis.

Dalam berbagai pelatihan kita diajarkan bahwa Title bisa kita tulis hingga 70 karakter, dan deskripsi bisa kita tulis hingga 156 karakter. Namun ada beberapa pemahaman yang keliru yang belum dijelaskan dalam penggunaan google SERPs ini antara lain:

  1. Google SERPs tidak fokus pada jumlah karakter, namun pada ukuran pixel daripada huruf dan angka yang kita gunakan, sehingga terkadang biarpun judul yang kita tulis  belum mencapai 70 karakter, terkadang sudah muncul titik-titik di ujungnya ketika dilihat google search, demikian juga dengan deskripsi.
  2. Karena pembuatan title atau judul dan deskripsi blog diajarkan di awal pembuatan blog, yakni disaat melakukan riset keyword, maka secara umum peserta pelatihan pemula dan juga trainer pemula akan mengajarkan untuk menulis judul blog dengan menggunakan space 70 karakter ini secara maksimal. Apa akibatnya? Ingatlah bahwa judul artikel Anda di google search juga menghitung judul blog + judul artikel, sehingga jika judul blog saja sudah mencapai 70 karakter, maka jika ditambah dengan judul artikel, bisa dipastikan analisis SEOQuake atas title pasti sudah kuning atau merah.
  3. Sebaiknya penulisan title hendaknya mempertimbangkan space untuk judul page atau postingan. Dengan demikian buatlah judul blog Anda sesimple mungkin, yang penting ada keyword utama yang Anda sasar disana.
  4. Penggunaan Contact Person di Title Blog sebaiknya dihindari, lebih baik ditampilkan di deskripsi saja.
  5. Banyak orang termasuk trainer menuliskan deskripsi artikel dengan mengambil paragraf pertama dari setiap artikelnya, padahal paragraf pertama belum tentu menjadi inti dari artikel tersebut, dan belum tentu mampu menjadi daya tarik kepada pengunjung untuk memicu rasa ingin tahunya agar mengeklik dan mengunjungi blog kita.

Jika analisis SEOQuake untuk title artikel adalah maksimum 70 karakter, maka sebaiknya buatlah judul blog Anda antara 35-40 karakter, sehingga tersedia space untuk judul page atau postingan sekitar 30-35 karakter lagi, dengan demikian analisis SEOQuake lebih mudah kita dapatkan dengan centang hijau. Namun satu hal yang menjadi pertimbangan khusus yang harus kita ingat adalah, bahwa secara umum template atau theme yang digunakan di setiap blog telah mengatur judul postingan atau page dengan ukuran H1, yakni ukuran terbesar yang biasanya digunakan dalam satu artikel, maka jumlah karakter yang bisa kita gunakan biasanya hanya sekitar 50-60 karakter saja. Ketika kita menggunakan judul dengan ketentuan maksimal google SERPs sebanyak 70 karakter, sudah bisa kita pastikan akan menjadi masalah dalam analisis SEOQuake. Maka hati-hatilah dalam membuat judul artikel, buatlah simple dan mengandung keyword yang Anda sasar

Selanjutnya dalam penulisan deskripsi atas setiap artikel atau postingan yang kita buat, sebaiknya menuliskannya sendiri sebagai rangkuman inti atau topik pokok dari artikel kita. Dan sebaiknya kata-kata disusun sedemikian rupa agar mampu menjadi daya tarik yang memicu rasa ingin tahu dari setiap pengunjung untuk melihat isi sesungguhnya dari artikel kita.

Ingatlah, walaupun artikel kita muncul di halaman pertama google search, belum tentu menghasilkan kunjungan, karena orang akan menganggap kita amatiran atau menyembunyikan sesuatu, ketika melihat ada titik-titik di ujung title atau deskripsi artikel kita. Titik-titik ini merupakan sesuatu yang belum jelas, yang memicu rasa keraguan bagi calon pengunjung blog kita. Jadi pastikan judul dan deskripsi artikel tidak menampilkan titik-titik di bagian akhirnya ketika ditampilkan di google search

Maka setiap kali  menulis artikel, sebaiknya perhatikanlah tampilan judul artikel dan deskripsinya dengan bantuan google SERPs, dan sebelum disebarkan ke social media, analisis dan  lakukan diagnosis terhadap artikel  dengan bantuan SEOQuake untuk memastikan bahwa judul dan deskripsinya sudah sesuai dengan ketentuan SEO yang baik.

Untuk praktek dan cara penulisan judul dan deskripsi blog atau artikel yang baik, bisa Anda dapatkan dalam bimbel yang disediakan oleh RWP Jatijajar yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan Anda sendiri yakni:

  1. Bimbel 75 Ribu bagi Anda yang masih pemula dalam membuat blogspot
  2. Bimbel Toko Online bagi Anda yang masih pemula dalam membuat blog WordPress dengan  domain dan hosting sendiri
  3. Bimbel SEO Dasar dan Bimbel SEO Menengah untuk optimasi blog Anda

Jika ada pertanyaan atau ingin konsultasi silahkan gunakan kontak form Hubungi Vitus Polikarpus eTraining

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 + eighteen =