Software Screen Recorder

Software Screen Recorder

Software Screen Recorder

Software Screen Recorder sebagai alat bantu membuat video. Karena mampu merekam seluruh aktivitas, yang sedang berlangsung di dekstop. Apapun yang dikerjakan di dekstop, akan terekam dengan baik, langkah demi langkah. Sehingga sangat cocok untuk membuat video tutorial.

Camtasia Studio dan Snagit, adalah software screen record kesukaan saya. Setiap kali membuat video tutorial, tentu saya akan menggunakan Snagit dan Camtasia Studio. Snagit fokus untuk merekam dekstop. Sedangkan Camtasia Studio, fokus untuk mengedit video. Camtasia Studio sebenarnya bisa juga merekam dekstop, dan langsung mengeditnya. Namun sesuai pengalaman, lebih praktis menggunakan  Snagit untuk melakukan rekaman. Mari kita bahas satu persatu.

 

Software Screen Recorder Snagit

Snagit merupakan software screen recorder, yang bisa merekam dekstop dengan baik. Bisa capture image dan mengeditnya. Mampu juga merekam video, dan menyimpan hasilnya dalam format MP4.

Ketika menulis artikel, dibutuhkan gambar yang sesuai dengan konten artikel. Maka snagit bisa melakukan capture image dengan  baik, kemudian mengeditnya, untuk menambahkan efek khusus. Bisa menambahkan  tulisan, bisa juga menambahkan bingkai dalam berbagai bentuk.

Saat membaca berita di social media, snagit bisa capture bagian tertentu, dan langsung membagikan gambar tersebut, ke social media lain.

Suatu surat atau laporan, yang sedang dikerjakan di MS Office, bisa dilengkapi gambar, dengan bantuan snagit. Capture gambar dari berbagai sumber, dan langsung dibagikan ke MS Office yang sedang dibuka. Gambar yang dibagikan dari snagit, akan ditempatkan di posisi kursor berada.

 

Software Screen Recorder Camtasia Studio

Software Screen Recorder Camtasia Studio, lebih powerfull daripada Snagit. Disamping bisa merekam dekstop, bisa juga melakukan pengeditan terhadap video. Menggabungkan gambar, audio, dan video, dengan berbagai efek tambahan, menjadi suatu video baru yang utuh.

Camtasia Studio bisa menggabungkan, kamera webcam dengan screen recorder Camtasia Studio. Sehingga ada dua layar video yang direkam. Webcam merekam wajah presenter, yang berada di luar dekstop. Sedangkan Camtasia Studio merekam dekstop secara utuh.

Rekaman webcam, akan ditampilkan di bagian depan rekaman Screen recorder Camtasia Studio. Setelah diproduksi, akan menjadi satu video yang utuh, dengan tampilan wajah presenter di bagian depannya. Hasil rekaman webcam, bisa diperkecil atau dipindah tempatnya, di sepanjang video, hasil rekaman screen recorder Camtasia Studio.

Maka dengan mengkombinasikan kemampuan Snagit dan Camtasia Studio, akan lebih mudah membuat video tutorial. Snagit akan merekam dekstop, dan Camtasia Studio akan mengedit, dan memproduksinya menjadi video yang siap dipublikasikan.

 

Fitur Unggulan Screen Recorder Camtasia Studio

Ada beberapa fitur atau tools unggulan Screen Recorder Camtasia Studio, yang wajib Anda ketahui dan gunakan.

  1. Audio Effect, bisa digunakan untuk meningkatkan volume audio, hingga 5 kali lipat. Bisa juga digunakan untuk menghilangkan audio, atau mengurangi volume audio. Fungsi audio effect ini, merupakan fungsi utama, dan yang wajib saya gunakan di Software Screen Recorder Camtasia Studio.
  2. Menu Cut, digunakan untuk memotong bagian video yang tidak dibutuhkan. Tidak bisa dipungkiri, bahwa selama proses rekaman, ada saja berbagai masalah yang timbul. Maka fungsi cut yang akan berperan, untuk memotong bagian video yang bermasalah.
  3. Fungsi Split, digunakan untuk memisahkan video menjadi dua bagian yang terpisah. Dengan demikian lebih mudah mengelola efek visualnya. Khususnya ketika menggunakan teknik rekaman video layar hijau. Fungsi ini juga berguna untuk, menyisipkan video baru, atau media lain, diantara video yang sedang diedit.

 

Fitur Tambahan Screen Recorder Camtasia Studio

Berikut fitur tambahan, yang bisa digunakan, atau tidak digunakan ketika proses edit video.

  1. Visual Effect, digunakan untuk menambah efek khusus. Misalnya membuang warna latar belakang hijau. Atau menambah efek warna tertentu, ke video yang sedang disedit. Bisa juga menambah efek zoom, atau memindahkan fokus video, ke bagian tertentu. Bahkan bisa mengubah kecepatan durasi video, hingga 4 kali lebih cepat.
  2. Caption digunakan untuk menambahkan teks, sebagai penjelasan video. Menuliskan apa yang sedang diucapkan oleh presenter.
  3. Annotasi digunakan menambahkan efek khusus ke video. Misalnya menambahkan tulisan di bagian tertentu. Menambah bingkai, atau warna, atau bentuk tertentu, di bagian video yang sedang dijelaskan. Menampilkan tanda tombol keyboard di layar video. Mengaburkan, atau memperjelas cahaya di bagian tertentu. Sehingga fokus perhatian penonton akan tertuju ke bagian yang dicerahkan cahayanya.
  4. Library digunakan untuk menambah efek khusus pada video. Misalnya menambah video pengantar atau penutup. Menambahkan audio background ke  video yang sedang diedit. Menambahkan efek call out di bagian video yang sedang diedit.
  5. Project Setting digunakan untuk menentukan, ukuran layar video yang akan diproduksi. Bisa juga digunakan untuk, mengubah warna dasar, background keseluruhan video yang diedit. Project Setting ini sebaiknya ditentukan di awal proses edit video, sebelum mengimport media ke dalam track.

Itulah software screen recorder Snagit dan Camtasia Studio. Software ini wajib Anda gunakan dalam pembuatan video tutorial, karena praktis dan mudah dalam penggunaannya. Selamat membuat video promosi, dengan menggunakan software Screen Recorder.

 

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *